“perusahaan besar keluarga” bernama serang

Baru2 ini saya baca koran lokal tentang pemilu daerah. Dikatakan bahwa kandidat yang masuk putaran ke2 sebagai walikota dan wakil walikota Serang adalah pasangan Benyamin-Jaman dan pasangan Jayeng Rana-Deden A. Sekilas tentang mereka, Jayeng Rana yang didukung oleh PDIP adalah seorang pengusaha, rumor yang beredar dimasyarakat kita gak menginginkan pengusaha untuk jadi walkot karena nanti ujung2nya cuma cari untung (tidak ada hubungannya dengan bpk JK wapres kita walaupun sama2 pengusaha).

Untuk Benyamin, tidak diragukan lagi Benyamin memang memiliki keahlian, kecerdasan, kemampuan, dll tapi tangan kanan Benyamin yaitu Jaman, siapa sih yang tidak kenal Jaman dan keluarganya. Jaman merupakan salah seorang keluarga Haji Khasan, sama seperti Ratu Atut gubenur serang, sama seperti Alin calon wakil walikota Tanggerang yang dikalahkan oleh bang Doel. Jaman dikenal pendiam, tidak pandai berbicara atau menyusun kata2, singkat kata kemampuannya kurang diperhitungkan.

Gosip kenapa pasangan Jayeng Rana-Deden A dan Benyamin-Jaman bisa masuk (sebelumnya wallahualam). Angin yang berhembus cukup kencang, Jayeng Rana menggunakan kekuatan uang untuk pemilunya mereka menyebarkan sembako, baju, krudung, uang, dll, serangan fajar istilahnya, maklumlah ini terjadi mengingat Jayeng Rana adalah pengusaha, modalnya kenceng

Sedangkan Benyamin-Jaman, dapat masuk menurut ilmu “kiralogi” yang dimiliki masing2 masyarakat adalah karena “siapa itu Jaman”. Haji khasan, siapa sih yang tidak tau, Haji khasan memiliki kekuasan yang tidak dimiliki oleh siapapun di Serang ditambah lagi Ratu Atut sang gubenur merupakan kerabatnya Jaman, terbayang seberapa besar pengaruhnya untuk keberhasilan Jaman. Agak mengerikan memang kalau sampai Jaman menang, terbayang dikepala saya sebuah “perusahaan besar keluarga” bernama Serang yang dipimpin oleh Haji khasan dan keluarga mengingat Serang bukanlah pulau/propinsi/kota apalagi perusahaan keluarga milik Haji khasan, yang membuat lega adalah Alin salah seorang keluarga Ratu Atut gagal terpilih sebagai walikota Tanggerang, kalau sampai terpilih lengkaplah sudah, semua kepemimpinan dipegang oleh Haji kasan dan keluarga.

Bukankah akan lebih baik bila kepemimpinan dipegang oleh beragam orang, ada pepatah “banyak kepala lebih baik daripada satu kepala”.

Well, terlepas dari itu semua Jayeng Rana-Deden A dibeckup oleh PDIP yang merupakan salah satu parpol yang memiliki suara terbanyak. Kadernya terkenal sangat setia pada parpolnya jadi siapapun yang ditunjuk oleh parpol tersebut untuk menjadi wakilnya dalam pemerintahan akan dipilih dan diperjuangkan. Sedangkan Benyamin-Jaman dibeckup oleh Golkar yang masih memiliki kekuatan suara mayoritas di Serang. Jadi wajar saja jika mereka pemilik suara terbanyak.

  1. dan kita lihat pilihan rakyat…

    Ourkami:
    tidak sabar menunggu…

    • me
    • September 9th, 2008

    dan kita lihat dampak kemunduran politik ini… :mrgreen:

    Ourkami:dapat kita bayangkan?? ^_^

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: