ngasih zakat kok masuk bui?

ini lho saya lagi terkaget-kaget dengan berita zakat dipasuruan yang hingga mengakibatkan korban jiwa sehingga si pemberi zakatnya itu dipanggil polisi bukan hanya sebagai saksi tapi sudah sebagai tersangka. apakah segini parahnya negri kita?

Niat baik membagikan zakat, bermaksud menjalankan perintah Allah yang menyuruh kita berzakat, ternyata malah membawa musibah. Memang kita tidak pantas mengatakan hanya gara-gara 30.000, karena bagi sebagian orang 30.000 itu bukan jumlah yang sedikit yang bisa didapetkan setiap hari, tapi 30.000 rasanya kurang banyak untuk membayar biaya rumah sakit akibat kejadian ini, 30.000 juga rasanya tidak sebanding dengan harga nyawa manusia.

Berita yang saya dengar, sang pemilik zakat tidak berkordinasi dengan RT,RW dan Polisi. Untuk mengundang massa sebanyak itu memang sepatutnya memberitahukan RT,RW/Polisi karena pastinya akan ada hal-hal tak terduga seperti ini. Masa bagi-bagi zakat nyaingin bagi-bagi BLT?!! ribuan orang tumplek jadi satu, semakin siang semakin banyak yang datang.Teriknya matahari pasti membakar kesabaran mereka untuk mengantri, saya membayangkan aksi saling dorong dan saling tarik yang mereka lakukan, terbayang dikepalaku “mungkin mereka kalap.Kalap karna kemiskinan hingga tak sudi 30.000 diambil orang walupun itu sesama muslim, sesama manusia”

Berita di MetroTV kemarin bikin saya tambah binggung, dikatakan oleh seorang narasumber (karena masih syok saya tidak bisa mengingat siapa yang berbicara) bahwa dalam Al-quran ditelah dikatakan/diperintahkan untuk memberikan zakat melalui badan pengelola zakat, benarkah itu?tolong kalau ada yang tahu kasih tahu saya karena yang saya tahu hanya perintah untuk melakukan zakat, saya tidak tahu kalau Al-quran memerintahkan untuk memberikan zakat lewat badan pengelola zakat. Saya sendiri termasuk orang yang meganggap apa salahnya memberikan zakat secara langsung/sendiri tanpa melalui badan amil zakat. Bagaimana bila saya inggin memberikan zakat pada orang di sekitar saya yang memang pantas untuk mendapatkan zakat dan apabila saya menzakatkannya lewat badan pengelola zakat dikawatirkan zakat tersebut tidak sampai pada orang yang saya maksud, karena badan pengelola zakat  akan menyebarkan zakatnya seindonesia.

Berita lain yang bikin saya tambah binggung, adalah adanya sms yang menyalahkan kejadian ini kepemerintah. Kenapa kepemerintah?yang menyelenggarakan inikan bukan pemerintah, apakah karena hal ini menandakan betapa tambah miskinnya negara kita dipemerintahan SBY?tapi bukankah negara kita sudah miskin dari dulu hanya saja dulu tidak terihat, atau apakah karena sudah bosan untuk mencaci sang pemberi zakat tersebut?

Imajinasi saya sempat melayang sampai mengandaikan, bagaimana bila para pemberi zakat jadi kapok gara-gara kejadian ini,mungkin tahun-tahun depan tidak ada lagi yang memberi zakat…

  1. Memang negeri ini sdh tidak ada kepedulian, kesabaran, keikhlasan serta kepercayaan.. 😦
    Lahwong pejabat² di atas aja sibuk ngurusin perut sendiri²….👿
    Lahwong sifat mereka bukan contoh yg perlu kita teladani….🙄
    ya kan mbak cinta…???:mrgreen:

    Ourkami: yup… ^_^

  2. yah semua bisa disalahkan mbak atas kejadian ini…
    tergantung kita liat dari sisi yang mana

    Ourkami:tergantung persepsi masing2🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: