aku baru hidup setengah dari usiaku

senja

langit merona, wajahnya tampak cantik..dibawah bayang-bayang senja yang lelah.

sekumpulan burung yang terbang kembali kesarang menemani langkahku

langkah tanpa tujuan yang kini tengah dipertanyakanku..

langkah tentang cinta

tentang cinta pada Pencipta

“aku baru hidup setengah dari usiaku”

“aku orang yang galau, aku tidak tahu kapan ku dilahirkan, untuk apa aku dilahirkan?kenapa aku harus mengalami ujian yang aku sendiri tidak pernah merasa mendaftar untuk ikut jadi peserta ujinya. Katanya… aku harus berbakti pada Sang Penciptaku, apakah Ia begitu menginginkan balasan dari apa yang tidak ku minta?”

“aku orang yang kacau, pikiranku hancur bersama hatiku ketika aku harus bertanya, kenapa Sang Pencipta tidak pernah memelukku ketika ku menanggis?kenapa Sang Pencipta begitu senang berteka-teki ketika ku bertanya tentang ujian yang Ia berikan?Mengapa Ia begitu senang melihatku binggung?Mengapa jalan yang ku lalui begitu sulit untuk mendapatkan tiket kursi terdekat di sisiNya?….”

“semakin gila”

“semakin ku bertanya ketika ku lihat wujudNya dalam balutan emas, pahatan batu, rangkaian puji-pujian. Ku lihat tempat yang istimewa sesuai untuk tempat orang yang istimewa, seistimewa diriNya. Apakah itu Kau?”

“kami saling bertatapan bak orang jatuh cinta”

mungkin aku memang jatuh cinta padanya

hanya saja, aku tidak tahu

dimana cinta itu berada

bagaimana cinta itu menghangatkanku

aku hanya tahu aku jatuh cinta

senja

kami kembali saling bertatapan

dengan senja sebagai mak comblangnya

cantik

“ternyata Kau begitu dekat”

“aku bukan orang yang romantis, tidak juga melankolis. Aku bukan orang yang dapat bergerak karena hati seperti cerita-cerita drama romantis, bagiku harus ada alasan yang logis. Tapi ternyata aku begitu romantis. Kau sangat dekat dan hangat”

senja

“senja yang memberitahuku”

“dalam diamnya senja, dalam balutan langit merah, dalam galaunya hati kutemukan ketenangan. Ketika ku lihat Engkau dibalik senja, seakan berkata: “

kau tak perlu tahu dimana Aku

apa yang Kurasakan terhadap keputusanmu dari kesedihanmu

kau tak perlu bertanya apakah Aku terluka ketika kau menanggis karena ujianKu

kau tak perlu mendaftar untuk jadi orang-orang yang Ku perhatikan dan Ku sayangi

kau tak perlu kecil hati dan menganggap dirimu tak pantas

kau tak perlu bertanya dimana tempatmu berada nanti

kau tak perlu kedinginan karena pikiranmu yang mencariKu

jangan mencariku

karena kau takkan mampu

kau takkan bisa menjangkauKu

dari hatimu yang rapuh

dari pikiranmu yang jauh

karena Aku sesungguhnya tak pernah jauh

karena Aku sesungguhnya teralu besar dan luas untukmu seorang

karena Aku sesungguhnya tak pernah tidur untuk memperhatikanmu

karena Aku sesungguhnya sungguh mencintaimu

karena Aku sesungguhnya memberikan ujian untuk membuktikan kau memang pantas untuk jadi kekasihKu

kau melangkah teralu jauh

ketika memikirkanKu

Aku ada dan kau tak mempercainya

Aku disini tapi kau mencariKu disana

diam dan duduklah

dengarkanlah Aku

jangan kau cari Aku lewat pikiranmu saja

juga jangan kau cari Aku lewat hatimu saja

akalmu takkan dapat menjangkauKu

cukup yakini Aku

Aku bukan manusia

Aku bukan hewan

Aku bukan tumbuhan

Aku bukan langit

Aku bukan bumi

Aku bukan jelmaan setengah manusia, jelmaan setengah hewan, jelmaan setengah tumbuhan, jelmaan setengah langit, jelmaan setengah bumi.

tidakkah kau mengerti

Aku adalah Sang Pencipta

tidakkah kau mengerti

“aku mengerti”

aku teralu jauh melangkah

untuk mencarimu

yang teralu dekat.

“aku baru hidup setengah dari usiaku”


Maaf ya…bila ada coretan-coretan yang teralu berlebihan. Cerita diatas hanya celotehan yang datang begitu saja dari hati yang sempit dan pikiran yang dangkal akan keimanan. Bermaksud untuk menceritakannya dalam kalimat yang singkat tapi ternyata panjang juga (hue). Kalimat “seakan (Sang Pencipta) berkata” pun hanya kalimat yang asli keluar dari pikiran yang dangkal dan hati yang sempit (kayanya udah pernah bilang deh). Sekali lagi ini hanya sebuah karya sastra yang keluar dari hati yang sempit dan pikiran yang dangkal (hehehehe). Tulisan ini dibuat tidak bermaksud untuk menyinggung agama&kepercayaan yang lain ^^!

  1. pertamax……………
    memang senja ato twilight itu memang romantis jika dihubungkan dengan cinta

    artikelnya bagus banget mbak kita tukeran link yah……

    Ourkami:pertamax belum turun2 juga…
    yup,romantis bgt ngeliat senja sambil minum coklat hangat sampingnya bala2 deh hehehe…
    pujiannya berlebihan, boleh bgt..thanks

  2. bikin sendiri nih? rajinnya…🙂

    Ourkami:huehehehe…gak rajin kok lagi kesurupan aja hehehe…

  3. Mmm…mmm ceritanya bagus….

    Ourkami:huehuey terharu…ada juga yg baca ceritaku.
    thanks kang

  4. Wouwwww….

    Ourkami:🙂

    • abuthoriq
    • November 5th, 2008

    aku sebentar lagi menjemput kematian
    usia kehidupan hanya satu napas ini

    Ourkami:cukupkah krikil kecil yg kukumpulkan ini?1 kantong takkan cukup…2 kantong…3 kantong…
    trimakasih atas kunjugannya🙂

  5. ndak sangka…😆
    Bingung mo comment apa..??🙄
    Terlalu dalam…😉
    salam hangat mbak.. :d

    Ourkami:baru tau ya…hehehehe…

    • hmcahyo
    • November 6th, 2008

    nyambung nggak dengan postingan saya ini:mrgreen:

    http://hmcahyo.wordpress.com/2008/08/19/life-is-beautiful-belum-hidup-setengah-hidup-benar-benar-hidup/

    Ourkami:serupa tapi tak sama ya…😀

  6. Monolognya keren euy!

    Ourkami:orgnya juga keran kok tapi gak jamin xixixi…

  7. dalem banget…

    Ourkami: makasih…

  8. hm… mba ini wanita sejati. how deep is ur heart? tak ada yang tahu dalamnya hati seorang wanita. xixixi… bagus mbak🙂 keep writing!

    Ourkami:hihihi…belum tau aja dlu saya ini co lho…xixixi…makasih say…

  9. mmm……………………….
    apakah dia tau klo aku syg padanya ???

    Ourkami:pasti tahu

  10. “aku baru hidup setengah dari usiaku”

    dan aku hidup dari kekuatan…
    Niat,Perasaan…
    yang aku punya….

    Lanjutannya apalagi ya…
    bingung…

    saLam kenaL..🙂

    Ourkami:tunggu…tunggu…beri waktu u/ku berfikir atau paling gak nyontek ^^

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: