Pembunuh Wanita Itu Bernama…

Minggu-minggu ini saya sempat ditakutkan oleh ‘pembunuh wanita’ yang bernama kanker serviks, lalu karena penasaran saya cari info sebanyak-banyaknya. Bukan hal baru tapi ada kalanya kita harus terus diingatkan tentang hal-hal yang berbahaya seperti ini sebelum semuanya terlambat. Inilah info yang saya dapatkan, cekidot ya 😀

Kanker Serviks

Kanker serviks adalah kanker yang menyerang leher rahim/mulut rahim (serviks), kanker serviks disebabkan oleh :

1. Virus papiloma manusia, bahasa kerennya HPV (Human Papillomavirus). Yang melegakan, tidak semua varian HPV dapat menyebabkan kanker dan dapat hilang seiring dengan kekebalan tubuh yang baik namun yang lainnya berkembang menjadi kanker serviks yang menyebabkan infeksi yang tidak dapat disembuhkan.

2. Merokok. Tembakau dapat menurunkan kekebalan tubuh sehingga mudah terserang kanker serviks

3. Berganti-ganti pasangan seksual dapat memperluas penyebaran virus HPV

4. Hubungan seksual usia dini dapat menyebabkan infeksi yang dapat tumbuh menjadi virus HPV Baca lebih lanjut

Katanya Aku Cantik (cieee…)

Sebenernya udah lama aku dibilang beautiful sama seseorang ini (sapa tuh…jadi malu…), cuma baru sekarang aku bisa kasih jawaban Baca lebih lanjut

Tanduk Dikepala

Kemelut itu ternyata masih ada, kemelut dimana-mana, kemelut dikanan-kiri, kemelut di depan-belakang… Sang Pencipta memang tak pernah lupa memberikan hambanya cobaan hanya sekedar untuk menyentil jiwa yang lalai. Beberapa hari ini coba menahan diri, emosi, air mata, sensitif diri, dsb…sulit sungguh sulit…berat beurattttt banget

Terkadang terselesaikan dengan baik, terkadang terbengkalai, terkadang akhirnya cuma bisa di tutup dalam brangkas hati, terkadang…. tapi semuanya tidak bisa terlupakan hanya sementara terlupakan. Bila tersentuh sedikiiiiittttt saja brangkas hati akan terbuka mengenang kembali rasa sakit, rasa sakitnya tak pernah berubah seperti baru kemarin dirasakan…

Bila hati yang terusik, maka jiwa-jiwa yang lain yang akan bangkit…jiwa-jiwa yang tidak terkendali, jiwa-jiwa yang terbuang dari ranah surga…

Selama umur masih panjang, kemelut ini belum usai, selama masih bisa bernafas kemelut menjadi bagian dalam nafas… Baca lebih lanjut

Kado Ditengah Kemelut…

Award kali ini kusebut kejutan segar di tengah kemelut otak yang pusing mikirin kerjaan yang sempat terbengkalai gara-gara waktu yang tersita oleh kegiatan UAN dan beberapa masalah intern yang terjadi di kantor yang sempat menegangkan dan menggagetkan, fiuhhhh…..

Spring Award

Ini award cantik dari bunda monda namanya spring award, banner awardnya diberi oleh mbak yani di Korea, thanks to all you both 😀

Kata sang pemberi award, award harus diteruskan dengan memberikan kalimat bijak/nasehat, maka Baca lebih lanjut

Selamat Hari Bumi ^^

Dedicated for Earth Day

4,6 miliar tahun dikatakan oleh para ilmuan sebagai umur bumi dan ini menjadi patokan dalam pembelajaran di institusi akademisi walaupun ada beberapa cara yang digunakan untuk menghitung umur bumi, seperti secara geologis (6000 tahun), melalui perhitungan Big Bang, perhitungan  uranium, melalui perhitungan  kurang memadai untuk menghitung umur bumi kita yang jelas kita ketahui bumi terlahir jauuuuuuuuuuhhhhhh sebalum saya lahir (ya iyalah…^^).

Bumi melindungi kita dari panas matahari, tapi kita membalasnya dengan melubangi ozon

Bumi memberi kita oksigen, tapi kita membalasnya dengan menebang pohon secara liar

Bumi memberi kita tempat berteduh, tapi kita membakar hutan hingga gersang tak tertahan Baca lebih lanjut

UAN(part2): Kasus…

Kasus..kasus…kasus…inilah kasus yang terjadi selama pindai…

“Pindai dapat menyebabkan : impotensi, kelainan hati, dan gangguan jiwa”

Cantik

wajahnya cantik mungil

bulat, layaknya bulatan LJUN

kulitnya mulus putih bersih layaknya kertas LJUN

rambutnya…

rambutnya hitam sehitam arsiran pinsil 2B

cantiknya dirimu

menscan hatiku

merdu, bisikan suaramu seperti putaran scaner

“pindai dapat menyebabkan mati gaya”

jiakakakakakak…mantab Baca lebih lanjut

UAN (part1): ‘Demi Anak Bangsa’

UAN adalah bagian akhir dari kehidupan SD/SMP/SMA yang mendebarkan, menegangkan serta mengharukan…namun dibalik hiruk pikuk kesedihan dan ketegangan siswa dalam menghadapi UAN terdapat kondisi yang sama di lain kubu, yaitu kubu pemindai

Siapakah pemindai itu?

Begini, salah satu team yang mensukseskan UAN adalah pemindai, pemindai/scaning adalah orang-orang yang siap melakukan scaning dengan mesin scaning pada LJUN mulai dari hari pertama ujian dimulai sampai hari terakhir ujian. Di sore hari saat siswa telah selesai melakukan ujian, team pemindai tengah siap menerima kedatangan ‘tamu’ (LJUN) dengan jamuan kesiapan mental dan fisik serta peralatan ‘tempur’ (peralatan scan)

Sebelum kegiatan pemindaian dilaksanakan, biasanya ada briefing untuk menghadapi kegiatan ini. Briefing dimulai dengan (doa, lalu…) pembagian tugas, mengingatkan akan tanggung jawab pemindai yaitu  memastikan bahwa semua LJUN siswa telah terscan dengan baik dan siap untuk diberi nilai oleh pemerintah pusat (pemindai tidak memiliki kunci jawaban) dan diakhiri dengan (doa, lalu…) kalimat ‘penghipnotis’ alias moto pemindai ‘DEMI ANAK BANGSA’, artinya nasib LJUN anak bangsa ada di tangan pemindai (tapi tidak ada yang mengalahkan kekuasanNYA, ALLAHU AKBAR) Baca lebih lanjut