Posts Tagged ‘ artikel ’

Selamat Hari Bumi ^^

Dedicated for Earth Day

4,6 miliar tahun dikatakan oleh para ilmuan sebagai umur bumi dan ini menjadi patokan dalam pembelajaran di institusi akademisi walaupun ada beberapa cara yang digunakan untuk menghitung umur bumi, seperti secara geologis (6000 tahun), melalui perhitungan Big Bang, perhitungan  uranium, melalui perhitungan  kurang memadai untuk menghitung umur bumi kita yang jelas kita ketahui bumi terlahir jauuuuuuuuuuhhhhhh sebalum saya lahir (ya iyalah…^^).

Bumi melindungi kita dari panas matahari, tapi kita membalasnya dengan melubangi ozon

Bumi memberi kita oksigen, tapi kita membalasnya dengan menebang pohon secara liar

Bumi memberi kita tempat berteduh, tapi kita membakar hutan hingga gersang tak tertahan Baca lebih lanjut

UAN(part2): Kasus…

Kasus..kasus…kasus…inilah kasus yang terjadi selama pindai…

“Pindai dapat menyebabkan : impotensi, kelainan hati, dan gangguan jiwa”

Cantik

wajahnya cantik mungil

bulat, layaknya bulatan LJUN

kulitnya mulus putih bersih layaknya kertas LJUN

rambutnya…

rambutnya hitam sehitam arsiran pinsil 2B

cantiknya dirimu

menscan hatiku

merdu, bisikan suaramu seperti putaran scaner

“pindai dapat menyebabkan mati gaya”

jiakakakakakak…mantab Baca lebih lanjut

UAN (part1): ‘Demi Anak Bangsa’

UAN adalah bagian akhir dari kehidupan SD/SMP/SMA yang mendebarkan, menegangkan serta mengharukan…namun dibalik hiruk pikuk kesedihan dan ketegangan siswa dalam menghadapi UAN terdapat kondisi yang sama di lain kubu, yaitu kubu pemindai

Siapakah pemindai itu?

Begini, salah satu team yang mensukseskan UAN adalah pemindai, pemindai/scaning adalah orang-orang yang siap melakukan scaning dengan mesin scaning pada LJUN mulai dari hari pertama ujian dimulai sampai hari terakhir ujian. Di sore hari saat siswa telah selesai melakukan ujian, team pemindai tengah siap menerima kedatangan ‘tamu’ (LJUN) dengan jamuan kesiapan mental dan fisik serta peralatan ‘tempur’ (peralatan scan)

Sebelum kegiatan pemindaian dilaksanakan, biasanya ada briefing untuk menghadapi kegiatan ini. Briefing dimulai dengan (doa, lalu…) pembagian tugas, mengingatkan akan tanggung jawab pemindai yaitu  memastikan bahwa semua LJUN siswa telah terscan dengan baik dan siap untuk diberi nilai oleh pemerintah pusat (pemindai tidak memiliki kunci jawaban) dan diakhiri dengan (doa, lalu…) kalimat ‘penghipnotis’ alias moto pemindai ‘DEMI ANAK BANGSA’, artinya nasib LJUN anak bangsa ada di tangan pemindai (tapi tidak ada yang mengalahkan kekuasanNYA, ALLAHU AKBAR) Baca lebih lanjut

Tips dan Trik Ketinggalan Dompet Ketika Naik Kendaraan Umum

Pernahkah sobat ketinggalan dompet / gak bawa uang waktu naik angkot? Inilah yang terjadi pada ok dan teman-teman ok hehehehe…Beberapa kali ok hampir dibawa ke kantor polisi gara-gara gak bisa bayar angkot (angkutan kota) hiks…emang ntu supir angkot gak bisa liat apa muka udah melas gini masih mau dibawa ke polisi hehehehe… :mrgreen:

Rupanya sifat pikun ok gak jera juga, kejadian itu terulang lagi dan bahkan menularkannya pada teman ok weleh weleh…Kejadiannya waktu pagi-pagi berangkat ke kampus pas mau nyampe baru sadar kalo gak bawa uang akhirnya siaran langsung dari hp ke seluruh teman-taman yang mungkin udah sampe kampus buat minjemin uang bayar angkot

Berdasarkan pengalaman tersebut ok memberikan tips dan trik ketinggalan dompet waktu naik kendaraan umum : Baca lebih lanjut

Wanita Sebagai Pembayaran Atas Kesalahan Pria

Judul diatas memang tampak mengerikan, tapi ini memang yang saya dapatkan ketika membaca majalah ‘Paras’. Deru di dada ini seakan merobek, nafas ini seakan berhenti…ketika saya mengetahui arti dari pernikahan Swara dan Vani yang tengah saya baca.

Swara adalah tradisi suku Pashtun di Peshawar Pakistan. Pengantin Swara diserahkan kepada keluarga yang anggotanya terbunuh oleh salah seorang anggota lelaki di keluarganya, sedangakan pernikahan Vani adalah tradisi di Punjab Pakistan dimana wanita diserahkan sebagai kompensasi atas kesalahan lelaki dari anggota keluarganya. Kedua pernikahan ini sama-sama mengorbankan wanita untuk dinikahkan, dalam umur berapapun baik  Baca lebih lanjut

Bikin Background Cantik dengan Brush

Kemarin seorang temanku minta tolong dibikinin background untuk fotonya. Karena lagi males (SssSSsstttt… jangan baca keras-keras nanti kedengeran :P) akhirnya kubikin background dengan mengandalkan brush yg kemarin baru di download.

Saya dwonload disini, disana, disitu….dan masih banyak lagi tinggal cari di mbah gugel aja hihihihihi..

Gini caranya :

1. Pertama2 brush yang udah di download di ekstrak dulu trs instal brush ke dalam photoshop caranya : klik brush >

Baca lebih lanjut

semangkuk

aku hanya semangkuk air dalam gelas
yang kuberikan hanya pelepas dahaga
aku hanya semangkuk air dalam genggaman
yang kuberikan hanya kesucian
aku hanya semangkuk air dalam sup
yang kuberikan hanya kesegaran Baca lebih lanjut

Euforia Tahun Baru (Kilas Balik 2009)

Euforia diambil dari bahasa Inggris: “euphoria“, yang juga diadaptasi dari bahasa Yunani euphoros: “eu- + pherein” yang berarti perasaan akan kebahagiaan besar atau keadaan yang nyaman. Inilah yang terjadi setiap tahun baru datang. Euforia dimana-mana…seluruh dunia bersama-sama menyambut dengan perasaan senang.

Penyambutan tahun baru juga di sertai dengan pengharapan yang lebih baik untuk setiap tahunnya atau rencana-rencan hidup pada tahun baru tsb.

Kilas balik tahun 2009, sebelum kita memulai tahun 2010 : Baca lebih lanjut

Isi Buku Gurita Cikeas

Cerita baru di negara kita tercinta Indonesia. Buku Membongkar Gurita Cikeas: di Balik Kasus Bank Century yang ditulis oleh George Junus Aditjondro, diterbitkan oleh Galang Pers ini menuai kontroversi hingga akhirnya ditarik dari peredaran, kenapa harus ditarik? Karena dalam buku ini mengulas tentang SBY dan perusahaan keluarganya yang berhubungan dengan skandal Century. Didalamnya juga ada nama-nama pengusaha besar yang disebut-sebut sebagai penyokong SBY dalam kampanyenya dan juga terlibat skandal Century. Baca lebih lanjut

IBSN: itu partai…??partai apa..?ibsn??

Suatu hari, dihari minggu yang terang benderang menjelang panas… ^^ kupakai bros/pin IBSN yang ku dapat dari seseorang…karna katanya dia sudah tidak muda lagi untuk pakai bros/pin ini*

*ngarang mode:on wakakakakak, aduh… dijitak… (T_T)

Maka kupakailah, kusematkan di sisi bahu kiri sebagai pemanis kebetulan sekali hari itu kupakai jilbab, baju merah jadi pas sekalikan, pin IBSN pun berwarna sama.. 😛 tujuan pertamaku hari itu adalah ke ibu penjahit. Setelah ngalor ngidul kesana kemari sampe ngobrolin kampanye segala, ibu penjahitpun tampaknya sadar akan aksesoris di bahuku..beliau bertanya: Baca lebih lanjut

oalah Amerika…Amerika (geleng-geleng kepala)

Jadi inget sebuah obrolan selasa pagi kemarin. Ini bukan obrolan berat, cuma obrolan kecil-kecilan di pagi hari. Gara-gara baca koran yang judulnya “Ejek Obama 3 jam sehari di 650 radio” dari sini kebayang betapa sama sialnya Amerika dengan Indonesia haxhaxhax….

A  : ada penyiar radio terkenal di Amerika yang gajinya 300 Milyar setahun, suaranya selalu didengar…(bisa mempengaruhi)

Ok : wuih…300 M… (langsung ngehayal ^^), tapi itu itungan Rp ya…

A  : iya, dia perang lawan Obama gara-gara Obama pernah menuduhnya sebagai xenophobia (ketakutan terhadap sesuatu) dan harus bertanggung jawab terhadap kriminalitas akibat dari provokator buku  yang ditulis Limbaugh…(nama si penyiarnya yang bikin ngiri itu Limbaugh)

Ok : terus… Baca lebih lanjut

fiksi#1: Death Whisper

PROLOGUE

Talkrik Village, Germany : July 13, 1943

Suasana desa kecil Talkrik di German Utara malam itu sangat sepi. Tidak ada cahaya yang nampak sama sekali, seakan desa itu sudah tidak berpenghuni lagi. Namun salah satu pintu terbuka, menampakkan sosok seorang pria Kaukasian berumur sekitar 35 tahun dengan mantel coklat tua yang lusuh. Ia memperhatikan keadaan luar sejenak, kemudian bergerak perlahan keluar menuju gerbang desa. Ia menghentikan langkahnya saat menyadari ada sosok mungil mengikuti langkahnya: seorang gadis kecil dengan pakaian tak kalah lusuhnya. Berbeda dengan pria di depannya, gadis Timur Tengah itu terlihat sangat rapuh; rasa takut jelas terpancar dari matanya.

Sang pria tersenyum dan memberikan mantelnya kepada gadis tersebut. Dengan isyarat tangan, ia memintanya kembali ke dalam rumah. Tanpa menunggu, pria tersebut melesat memasuki hutan belantara, meninggalkan sosok kecil yang memanggil namanya dengan sedih. Tak lama setelah pria itu menerobos lebatnya Hutan Hitam Jerman, muncul beberapa sosok berjubah yang mengepungnya. Tidak ada emosi yang terpancar dari wajah orang – orang tersebut, seakan mereka hanyalah boneka dengan satu tujuan pasti.

Pria Kaukasian itu kembali tersenyum, namun kali ini dia tahu itu akan menjadi senyum terakhirnya……

Malam itu, angin dingin berhembus dari utara, menembus Hutan Hitam menuju desa Talkrik, menyampaikan pesan kepada gadis cilik yang tengah menangis di gerbang desa. Pesan yang dibalut dengan merahnya darah manusia……

Baca lebih lanjut