Posts Tagged ‘ cerita ’

IBSN: itu partai…??partai apa..?ibsn??

Suatu hari, dihari minggu yang terang benderang menjelang panas… ^^ kupakai bros/pin IBSN yang ku dapat dari seseorang…karna katanya dia sudah tidak muda lagi untuk pakai bros/pin ini*

*ngarang mode:on wakakakakak, aduh… dijitak… (T_T)

Maka kupakailah, kusematkan di sisi bahu kiri sebagai pemanis kebetulan sekali hari itu kupakai jilbab, bajuĀ merah jadi pas sekalikan, pin IBSN pun berwarna sama.. šŸ˜› tujuan pertamaku hari itu adalah ke ibu penjahit. Setelah ngalor ngidul kesana kemari sampe ngobrolin kampanye segala, ibu penjahitpun tampaknya sadarĀ akanĀ aksesoris di bahuku..beliau bertanya: Baca lebih lanjut

Iklan

fiksi#1: Death Whisper

PROLOGUE

Talkrik Village, Germany : July 13, 1943

Suasana desa kecil Talkrik di German Utara malam itu sangat sepi. Tidak ada cahaya yang nampak sama sekali, seakan desa itu sudah tidak berpenghuni lagi. Namun salah satu pintu terbuka, menampakkan sosok seorang pria Kaukasian berumur sekitar 35 tahun dengan mantel coklat tua yang lusuh. Ia memperhatikan keadaan luar sejenak, kemudian bergerak perlahan keluar menuju gerbang desa. Ia menghentikan langkahnya saat menyadari ada sosok mungil mengikuti langkahnya: seorang gadis kecil dengan pakaian tak kalah lusuhnya. Berbeda dengan pria di depannya, gadis Timur Tengah itu terlihat sangat rapuh; rasa takut jelas terpancar dari matanya.

Sang pria tersenyum dan memberikan mantelnya kepada gadis tersebut. Dengan isyarat tangan, ia memintanya kembali ke dalam rumah. Tanpa menunggu, pria tersebut melesat memasuki hutan belantara, meninggalkan sosok kecil yang memanggil namanya dengan sedih. Tak lama setelah pria itu menerobos lebatnya Hutan Hitam Jerman, muncul beberapa sosok berjubah yang mengepungnya. Tidak ada emosi yang terpancar dari wajah orang ā€“ orang tersebut, seakan mereka hanyalah boneka dengan satu tujuan pasti.

Pria Kaukasian itu kembali tersenyum, namun kali ini dia tahu itu akan menjadi senyum terakhirnyaā€¦ā€¦

Malam itu, angin dingin berhembus dari utara, menembus Hutan Hitam menuju desa Talkrik, menyampaikan pesan kepada gadis cilik yang tengah menangis di gerbang desa. Pesan yang dibalut dengan merahnya darah manusiaā€¦ā€¦

Baca lebih lanjut

aku baru hidup setengah dari usiaku

senja

langit merona, wajahnya tampak cantik..dibawah bayang-bayang senja yang lelah.

sekumpulan burung yang terbang kembali kesarang menemani langkahku

langkah tanpa tujuan yang kini tengah dipertanyakanku..

langkah tentang cinta

tentang cinta pada Pencipta

“aku baru hidup setengah dari usiaku”

Baca lebih lanjut

ya ampun aku belum selesai juga

Pagi seperti biasa, datang terburu-buru ke kantor karena terlambat.Ya ampun lagi2 aku terlambat pedahal udah bangun 15 menit lebih cepat, o iya ya 15 menit itukan aku pakai buat duduk2 santai, oalah pantas saja

Baca lebih lanjut

ketika zakatku jadi batu,tendangan dan cacian

rezeki tidak datang diundang tapi selalu memberikan senyum, rezeki itupun mampir seraya berkata “jangan lupa untuk zakatkan aku”

Baca lebih lanjut