Posts Tagged ‘ emosi ’

Diam ga Pernah Salah

Postingan ini sudah beberapa kali ok mau ungkapkan tapi sulit sekali untuk mengungkapkannya dalam kata-kata, semoga maksud artikel ini bisa dimengerti :mrgreen:

Sering kali ok mengalami masalah dalam memberikan pendapat/masukan/memberikan argumentasi terutama bila sudah berhadapan dengan orang yang notabennya sudah berumur/memiliki jabatan. Semakin bertambah umur/semakin tingginya jabatan, biasanya memang semakin sulit dihadapi, karena beliau-beliau memiliki kebenarannya sendiri. Kebenaran itu terkadang datang dari pengalaman beliau semasa hidup, dan terkadang datang dari keyakinan beliau dalam mempercayainya dan kebenaran ini biasanya diturunkan kepada keluarga, teman dan rekan, memang tidak ada yang salah bila kita memiliki pendapat yang sama tapi sulitnya bila kita memiliki pendapat yang berbeda. Maksud hati hanya ingin memberikan masukan, atau mengutarakan pemikiran tetapi yang terjadi adalah dianggap ngelunjak (membangkang)/berani…

Bila kondisi tidak memungkinkan untuk mengutarakan pendapat maka, diamlah…sambut ucapan-ucapan beliau dengan senyum. Generasi kita memang diajarkan untuk kritis terhadap segala sesuatu yang dianggap tidak tepat, tetapi ada kalanya kita harus bisa mengerem pendapat-pendapat kita Baca lebih lanjut

Iklan

Tanduk Dikepala

Kemelut itu ternyata masih ada, kemelut dimana-mana, kemelut dikanan-kiri, kemelut di depan-belakang… Sang Pencipta memang tak pernah lupa memberikan hambanya cobaan hanya sekedar untuk menyentil jiwa yang lalai. Beberapa hari ini coba menahan diri, emosi, air mata, sensitif diri, dsb…sulit sungguh sulit…berat beurattttt banget

Terkadang terselesaikan dengan baik, terkadang terbengkalai, terkadang akhirnya cuma bisa di tutup dalam brangkas hati, terkadang…. tapi semuanya tidak bisa terlupakan hanya sementara terlupakan. Bila tersentuh sedikiiiiittttt saja brangkas hati akan terbuka mengenang kembali rasa sakit, rasa sakitnya tak pernah berubah seperti baru kemarin dirasakan…

Bila hati yang terusik, maka jiwa-jiwa yang lain yang akan bangkit…jiwa-jiwa yang tidak terkendali, jiwa-jiwa yang terbuang dari ranah surga…

Selama umur masih panjang, kemelut ini belum usai, selama masih bisa bernafas kemelut menjadi bagian dalam nafas… Baca lebih lanjut